UIN IB Gelar Sosialisasi Pedoman BKD Online

HumasUINIB (28/11/18). Untuk mempermudah untuk melengkapi dokumen Beban Kerja Dosen, Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang melalui Lembaga Penjaminan Mutu melaksanakan Sosialisasi Pedoman Sistem Informasi Elektronik Beban Kerja Dosen (E-BKD). Hal ini sesuai dengan tugas utama dosen  yaitu melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi yang dilengkapi dengan beban kerja setiap semester. Kegiatan ini diikuti oleh Asesor dan Dosen UIN IB yang dilaksanakan di Lantai III Gedung  Rektorat, Kampus II Lubuk Lintah.

Rektor  UIN IB Padang diwakili  Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan Dra. Hetti Waluati Triana, M. Pd, Ph. D mengatakan,  E-BKD adalah upaya untuk memudahkan dosen untuk menginput data kerja dosen berbasis online. “Kita tidak bekerja manual lagi setelah ini,” katanya.

Selain itu, Wakil Rektor I itu melanjutkan, E-BKD juga akan terintergasi dengan portal akademik. Menurutnya hubungan dosen dengan asesorpun akan langsung yang ditandai dengan validasi asesor. “Dosen tidak mencari asesor kemana-mana, karena asesor sudah bisa measesori BKD lewat online saja,” ujar Hetti, Rabu (28/11).

Dr. Yasmadi, M.Ag sebagai ketua Lembaga Penjaminan Mutu UIN Imam Bonjol, dalam paparannya menyampaikan bahwa mulai semester ganjil 2018-2019, laporan BKD seluruh dosen sudah harus menggunakan E-BKD. Artinya bulan Januari 2019 nanti setiap dosen mesti membuat BKD berbasis on-line. Tidak ada lagi BKD manual.

Sementara itu, seorang peserta Dr. H. Hafni Bustami, MA menyebutkan E-BKD berisi tentang Tridarma Perguruan Tinggi diantaranya Penelitian, Pendidikan, dan Pengabdian kepada Masyarakat dan dilaporkan diperiksa oleh asesor. “Setelah ini semua yang berhubungan BKD bisa berbentuk soft copy saja, karena dulu BKD di print dan mencari asesor untuk dicek serta ditandatangani,” kata Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan itu.

Sedangkan, Arisal Yanuarafi,S. Kom, CEH, dari CV. Solusi Informatika   mementori peserta untuk melakukan tutorial  E-BKD.E-BKD bisa di akses melalui URL ekd.uinib.ac.id. Saat menjelaskan mekanismenya, Arisal mengawali dengan langkah mengisi biodata dosen dengan benar. Saat masuk pada tahap mengisi rencana kerja dose nada beberapa hal yang dievaluasi dan poin penting diajukan oleh peserta. “E-BKD saat ini masih ada perbaikan seperti usulan yang diajukan oleh bapak ibu,” terangnya.

Menurut hasil evaluasi, Arisal menyebutkan proyeks yang akan dilakukan adalah, menghapus kolom tanda tangan asesor yang menurut peserta hal tersebut masih bersifat manual. “pertimbangan terkait dengan laporan pengabdian dan penelitioan ini sebagai bukti fisik yang terbaca oleh online, sehingga tanda tangan akan disimbolkan dengan validasi asesor,” tutupnya. (Pudi/EN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *