Dirjen Kemenkeu Sampaikan Kuliah Umum di UIN IB Padang

HumasUINIB, 28/11/18. Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko (PPR) Kementerian Keuangan Republik Indonesia -Lucky Alfirman dan Sesdirjen PPR-Safwadi, ST, M. Sc, Ph. D menyampaikan materi dalam Kuliah Umum pada civitas akademika Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang bertempat di Gedung Serba Guna Kampus II di Lubuk Lintah. Kegiatan akademik tersebut diikuti secara antusias oleh lebih dari  700 orang mahasiswa.

Dalam materinya, Dirjen PPR memberikan semangat kepada mahasiswa agar mampu membangun kualitas diri di kampus, karena kampus adalah salah satu pintu gerbang kesejahteraan. Disamping sikap yang positif, keluasan wawasan dan keterampilan atau keahlia  menjadi faktor utama kesuksesan di dunia kerja.  Mengapa tenaga kerja Filipina bisa bekerja dimana-mana di luar negeri? Salah satu kunci rahasianya adalah mereka berani berbahasa asing. Maka mahasiswa UIN harus mampu berkompetisi dengan mahasiswa Luar Negeri.

Zaman milenial ini penuh dengan kompetisi. Untuk meraih sebuah kesuksesan tidak hanya cukup dengan bermodalkan Indeks Prestasi (IP) tinggi saja, harus mempunyai keahlian.

Sementara itu, Sesdirjen PPR-Safwadi menyampaikan bahwa mahasiswa UIN harus mampu bersaing. Orang sukses memiliki kebiasaan melakukan hal2 yang tidak suka dilakukan oleh orang malas. Tahun 2019 s/d 2022, UIN IB akan mendapatkan kucuran dana dari Surat Berharga Syariah Nasional (SBSN), mudah2an akan meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana UIN di masa mendatang.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor UIN IB Padang yg diwakili oleh Wakil Rektor II Dr. Firdaus, M. Ag. Ia menyampaikan apresiasi yg setinggi-tingginya kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia yg telah mempunyai perhatian besar kepada UIN IB. Mudah2an di masa yang akan datang, kerja sama ini dapat berlanjut. Seusai kuliah umum, acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara UIN Imam Bonjol Padang dengan Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko (PPR) Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Hadir juga dalam kesempatan itu Prof. Dr. H. Asasri Warni, MH -Guru Besar Hukum Islam dan mantan Rektor UIN IB, para dekan, dosen dan pegawai di lingkungan UIN IB. (GT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *