Hari ini, UMPTKIN di UIN Imam Bonjol

HumasUINIB,22/05/18

Sebanyak 2.402 orang calon mahasiswa, hari ini Selasa 22 Mei mengikuti Ujian Masuk PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) di UIN Imam Bonjol Padang, serentak dengan yang dilakukan pada seluruh PTKIN di Indonesia. Ujian berlangsung selama satu hari, dari jam 7.30 sampaidengan 11.30 WIB. Untuk melayani calon mahasiswa tersebut, UIN IB telah menyiapkan 116 lokal di kampus II Lubuk lintah dan 5 lokal di MAN 2 Gunung Pangilun Kota Padang. Demikian diungkapkan oleh Wakil Rektor I Bidang Akedemik dan Pengembangan Lembaga Dra.Hetti Waluati Triana, Phd. yang juga bertindak sebagai Ketua Pelaksana Ujian Masuk PTKIN untuk UIN IB Padang.

Hetti menjelaskan bahwa 116 lokal yang disiapkan di kampus II adalah untuk peserta ujian PBT (Paper Based Test), sementara 5 lokal yang berada di MAN 2 Kota Padang disediakan bagi peserta ujian yang pilihannya CBT (Computer Based Test). Dua kategori test tersebut terjadi karena pada waktu pendaftaran, panitia memang memberikan dua pilihan. Yakni ujian tulis dengan menggunakan kertas atau ujian dengan menggunakan komputer. Ternyata jauh lebih banyak yang memilih ujian menggunakan kertas, sementara yang memilih menggunakan komputer maksimal sekitar 5%.   Diterangkan bahwa ujian yang hanya berlangsung satu hari tersebut, mata ujian yang diujikan hanya dua,  yakni Test kemampuan Dasar dan IPA atau IPS.

Dari pantuan HumasUINIB, dibanding dengan UMPTKIN tahun sebelumnya, panitia lebih meningkatkan kompetisi yang bersih dan jujur. Sehingga hasilnya benar benar murni keluar dari kemampuan peserta ujian. Hal tersebut dapat dilihat dari sistem pembagian soal dan peraturan yang harus dipatuhi oleh peserta. Tahun ini soal untuk setiap mata ujian terbagi pada empat seri dan sistem pembagiannya mengikuti alur husuf S. jenis atau macam. Jumlah seri dan alur pembagian tersebut menurut Hetti, Phd. jelaskan dimaksudkan oleh panitia untuk meminimimalisir terjadinya contok menyontek antar peserta ujian. Kemudian peserta ujian juga harus mengumnpulkan tas dan hp yang mereka bawa.

Disamping hal tersebut di atas, panitia pusat mengirimkan perwakilan dari panitia yang bertugas memonitoring pelaksanaan ujian. Untuk pelaksanaan ujian di UIN Imam Bonjol, penitia mengutus perwakilannya Prof. DR. Syamsul Nizar, M.Ag. Guru Besar di STAIN Bengkalis tersebut sebelumnya adalah dosen di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol yang kemudian pindah ke UIN Suska Pekan Baru dan selanjutnya dipercaya menjadi pucuk pimpinan di STAIN Bengkalis. Sambil reunian dengan teman sejawat yang sebagian besar sudah lama tidak bertemu,  Prof. Samsul mengunjungi beberapa lokal untuk memonitor suasana ujian sambil mengingatkan peserta ujian untuk mentaati peraturan test. Raut wajah dan gestur tubuhnya menyiratkan rasa puas akan pelaksanaan UMPTKIN di UIN Imam Bonjol.

 

Ketua Pelaksana Hetti, Phd. menyatakan bahwa pelaksanaan UMPTKIN di UIN IB tahun 2018 sejauh pantauan panitia dan monitoring yang dilakukan, berlangsung dengan dengan lancar, tanpa kendala yang berarti. Panitia jauah-jauh hari sudah menyiapkan segala sesuatu untuk kelancaran ujian. Mulai dari informasi denah lokasi ujian, sampai pada persiapan pengawas ujian. Dari 2.402 peserta ujian yang terdafar, ditemukan 101 orang tidak hadir untuk yang memilih Paper Based Test, dan yang pilihannya Computer Based Test 14 orang juga tidak hadir. Sejauh ini belum ditemukan adanya indikasi peserta ujian yang menjadi joki. Untuk peserta ujian yang berkebutuhan khusus, seperti tuna netra, panitia menyiapkan orang untuk membacakan soal soal dan juga mengisikan lembaran jawaban sesuai dengan pilihan dari peserta ujian yang berkebutuhan khusus tersebut.EN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *