1997 Mhs UIN IB Ikuti Pembekalan KKN

HumasUINIB,9/5/18

Hampir 2000 mahasiswa UIN Imam Bonjol mengikuti Pembekalan KKN sebelum “terjun” ke tengah-tengah masyarakat. Tepatnya 1.997 orang mhs tersebut akan menjalani pembekalan dari hari Selasa 07 s/d 11 Mei 2018 yang terbagi pada beberapa kelompok. Mereka akan dberikan berbagai materi sebagai bekal masing masing 12 jpl (jam pelajaran).

Di antara materi tersebut adalah Filosofi KKN PPM yang diberikan oleh Rektor UIN IB, Kondisi Sosial Keagamaan dan Arah Kebijakan Pemberdayaan Masyarakat dan Pedesaan yang akan diberikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pedesaan  Kabupaten/Kota Agam, Solok Selatan, Pesisir Selatan, Pasaman Barat, dan Tanah Datar. Selanjut mhs juga memperoleh materi tentang Teknik Pembuatan Laporan.

Ketua LPPM UIN IB DR. Ulfatmi, M.Ag menjelaskan bahwa sebagian besar mhs tersebut akan memulai KKN bulan sampai Agustus 2018. Sebagian lagi, khususnya mhs Fakuktas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) akan melaksanakan pada bulan Nofember. Hal ini mhs FTK harus terlebih menyelesaikan PPL yang berlangsung.

Rektor UIN IB DR. Eka Putra Wirman, MA dalam arahannya ketika membuka kegiatan Pembekalan menyampaikan bahwa KKN merupakan kegiatan akademik yang wajib diikuti oleh setiap mhs UIN IB yang ingin menyelesaikan study dan telah mencukupi beberapa syarat. Seperti sudah berada pada semester VI  dan menyelesaikan bobot sistem kredit semester yang sudah ditentukan dalam aturan akademik.

KKN tidak hanya “mata kuliah” berbobot SKS, namun melalui kegiatan akademik ini, mahasiswa akan memperoleh berbagai dampak positif. Di antaranya belajar hidup bermasyarakat sambil mempraktekkan ilmu yang sudah diperoleh. Belajar bekerjasama dalam sebuah team work dengan program yang sudah ditentukan dan kemudian berupaya mencapai target sesuai dengan rencana. Selanjutnya belajar lebih disiplin dan mengimplementasikan sikap sebagai orang terdidik dan patut ditauladani.

Lebih jauh DR. Eka mengingatkan bahwa tugas utama peserta KKN UIN IB tidak hanya melaksanakan berbagai kegiatan yang sudah dan akan direncanakan di lapangan. Jauh lebih penting dan krusial dari realisasi dan pencapaian target, adalah menjaga nama baik almamater di tengah tengah kehidupan masyarakat. Terlebih masyarakat pedesaan.  Bagaimanapun dalam image masyakat, mhs UIN IB adalah mahasiswa yang mendalami agama Islam, sekaligus mengamalkannya dalam kehidupan sehari hari. Oleh sebab itu, masyarakat memiliki ekspektasi yang cukup yang tinggi terhadap keilmuan dan sikap mhs UIN. EN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *