Dekan FTK ; Kemewahan Informasi Tuntut Sikap Bijak.

HumasUINIB, 17/04/18

Informasi yang berlimpah adalah satu di antara kemewahan zaman now, yang tidak terdapat pada zaman zaman sebelumnya. Demikian diungkapkan Dr. Zulheldi, M.Ag Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN IB saat memberikan amanat pembina pada upacara bendera bulanan civitas akademika UIN IB Padang, Selasa 17/04/18 di kampus II Lubuk Lintah.
Menurut Zulheldi, lautan informasi yang tersebar pada berbagai media sosial, terutama media digital, menuntut seseorang untuk bijak menyikapinya. Di balik kemewahan itu, ia sesungguhnya sekaligus menjadi ujian keimanan bagi setiap pribadi beragama. Ia bagaikan badai yang mampu membuat orang kewalahan dalam menyikapi secara positif. Oleh sebab itu tidak sedikit orang yang terjebak dalam lobang lobang dosa dalam lautan informasi tersebut. Sehingga kemudian menimbulkan efek yang negatif, baik untuk dirinya maupun pihak lain.

Merujuk kepada al-Qur’an, ada dua hal yang dimiliki oleh seseorang ketika berhadapan dengan lautan informasi tersebut, agar ia setidaknya tidak menimbulkan efek negatif.
1. Pandai memilah dan memilih informasi yg penting dan yang tidak. Dalam al-Qur’an informasi yang penting itu disebut naba’. Penting atau urgent, harus disikapi sebaik dan sesegera munkin.
2. Pandai mengklarifikasi, tabayyun. Setelah memilah dan memilih informasi yang naba’un, seseorang juga harus memiliki kemampuan untuk mengemas informasi dgn sikap bertanggung jawab. Baik menerima, menyikapi dan balik menginformasikannnya.
Sebelum diterima dalam pengertian dianggap benar atau salah, informasi harus ditabayyun, direchek, dicari ulang kepastian benar atau tidaknya.

Dua hal tersebut mesti dimiliki seluruh civitas akademika UIN IB Padang. Sehingga diharapkan keberadaan media informasi  ikut menjadi faktor yang bermanfaat positif bagi kemajuan UIN IB Padang (EN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *